as

as

Kamis, 11 Oktober 2012

BERAKAL ATAU GILA?

Suatu waktu Harun Ar Rasyid mengutus menterinya, Tsumamah, agar meninjau Rumah Sakit Jiwa untuk meninjau keadaan mereka. Tsumamah melihat diantara mereka, ada seorang pemuda yang tampan layaknya seorang yang waras. Tanpa disangka pemuda itu mendahului bertanya kepada sang menteri, "Saya ingin mengajukan pertanyaan."
 Menteri menjawab, "O ya, silakan, silakan bertanya pasti saya jawab."
 Pemuda gila itu lantas bertanya, "Apakah orang gila itu tidak berakal."
 Menteri menjawab, "Mereka berakal, hanya saja tidak berfungsi dengan baik."
 Pemuda itu menangis kemudian selang sebentar ia tertawa terbahak-bahak.
 Kemudian pemuda itu bertanya, "Kapan seorang yang tidur menikmati tidurnya? sebelum tidur, saat ia tidur, atau setelah bangun dari tidur?"
 Menteri menjawab dengan wajah keheranan, "Ya saat ia bangun dari tidurnya."
 Pemuda itu tertawa lantas bertanya lagi, "bagaimana ia dapat menikmati tidur setelah ia selesai tidur?"
 Menteri menjawab, "emmm, iya ya, kelezatan tidur itu ketika ia bersiap mau tidur"
 Pemuda itu bertanya lagi, "Bagaimana dapat menikmati kelezatan tidur sedangkan ia belum tidur?"
 Menteri menjawab lagi sambil mengerutkan keningnya, "Kelezatan dan kenikmatan tidur saat ia tidur."
 Pemuda itu berkata, "Orang yang sedang tidur itu tidak sadar. Bagaimana bisa orang yang tidak sadar akan merasakan kelezatan tidurnya?" sambil meneruskan tawanya.
 Menteri bengong. Kemudian, tiba-tiba dengan lantang sang menteri berkata, "Aku bersumpah, tidak akan lagi berbicara dengan orang gila."

hehehe... :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar